Tiga Bulan Pertama, Laba ANTM Naik 104 Persen Menjadi Rp 1,62 Triliun

oleh -228 views

GenBerita – PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) mengumumkan pertumbuhan kinerja operasional dan keuangan perusahaan untuk kuartal I 2022. Laba tahun berjalan untuk periode tersebut adalah Rp. 1,47 triliun, naik 132% dari laba tahun berjalan pada periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 630,38 miliar.

Sekretaris Perusahaan Antam Faisal Alkadrie mengatakan, faktor pendukung pencapaian peningkatan tersebut adalah optimalisasi tingkat penjualan serta pengelolaan beban pokok penjualan dan operasional yang optimal serta katalis positif bagi kenaikan harga komoditas global.

Pencapaian kinerja positif tersebut tidak terlepas dari upaya Antam untuk terus berinovasi di bidang produksi dan penjualan dengan fokus pada peningkatan nilai tambah produk, jelas dia, Jumat (3/6).

Optimalisasi tingkat produksi dan penjualan serta penerapan kebijakan strategis dalam pengelolaan biaya yang tepat dan efisien di tengah volatilitas kondisi new normal pandemi Covid-19, sambungnya.

Kinerja operasional dan keuangan ANTAM yang solid tercermin dari pencapaian Earning Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) pada Q1 sebesar Rp 2,54 triliun. Capaian ini meningkat signifikan dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp 1,24 triliun atau tumbuh 105 persen.

Pertumbuhan EBITDA yang positif terutama didukung oleh kinerja operasi dan penjualan komoditas utama Antam yang solid serta peningkatan efisiensi biaya di tengah apresiasi positif kenaikan harga komoditas global, ungkapnya.

Pertumbuhan profitabilitas Antam pada Q1 ini juga dikontribusikan dari capaian laba kotor sebesar Rp 2,45 triliun, tumbuh 51 persen dari capaian laba kotor pada periode sama tahun lalu sebesar Rp 1,63 triliun. Sementara itu capaian laba usaha perusahaan pada Q1 2022 ini tercatat sebesar Rp 1,62 triliun, tumbuh 104 persen dibandingkan Q1 2021 sebesar Rp 793,89 miliar.

Implementasi strategi operasional yang tepat mendukung pertumbuhan profitabilitas seluruh segmen operasi utama Antam yang berbasis pada komoditas nikel, emas dan bauksit, imbuh Faisal.

Hal tersebut tecermin pada posisi arus kas bersih perusahaan yang diperoleh dari aktivitas operasi pada Q1 sebesar Rp 481,46 miliar. Capaian tersebut memperkokoh struktur keuangan Antam yang tecermin dari saldo kas dan setara kas pada akhir periode Q1 sebesar Rp 4,16 triliun.

Artikel ini telah terbit di https://www.jawapos.com/ekonomi/finance/03/06/2022/tiga-bulan-pertama-laba-antm-terkerek-104-persen-jadi-rp-162-triliun/?page=all

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *