Mentan Dukung Upaya Pemenuhan Bahan Baku Pupuk NPK Bagi Petani

oleh -251 views

GenBerita – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo memastikan ketersediaan pasokan bahan baku pupuk dalam negeri. Langkah ini diambil untuk menjaga ketahanan pangan Indonesia di tengah dampak perang Rusia dengan Ukraina.

Syahrul mengatakan kebutuhan bahan baku NPK, yaitu phospate, telah diamankan dengan kerjasama antara PT Pupuk Indonesia (Persero) dengan perusahaan Yordania, Jordan Phospate Mines Co. Plc (JPMC).

Kepastian pemenuhan pasokan bahan baku pupuk untuk Indonesia terjadi saat Menteri Pertanian melakukan kunjungan kerja ke Wina Austria bertepatan dengan Konferensi Tahunan IFA. Konferensi yang dihadiri oleh banyak industri pupuk dunia.

Dukungan terhadap stabilitas pasokan pupuk Indonesia ini juga akan berdampak baik pada program ketahanan pangan nasional, ungkap Syahrul.

Menteri Pertanian mengungkapkan bahan baku pupuk seperti fosfat, maupun kalium (KCl), merupakan bahan baku yang tidak tersedia dan tidak dapat diproduksi di dalam negeri. Kedua jenis bahan baku pupuk ini merupakan barang tambang yang terdapat di luar negeri.

Salah satu pemasok besar bahan baku tersebut adalah Rusia yang saat ini sedang perang dengan Ukraina dan menyatakan untuk moratorium ekspor.

Karena itu, mentan berharap kerja sama stabilisasi pasokan pupuk untuk Indonesia yang dilakukan antara Pupuk Indonesia dengan JPMC dapat mengamankan ketersediaan bahan baku pupuk dalam negeri dan memenuhi kebutuhan pupuk nasional di tengah ketidakpastian global sebagai dampak dari perang Rusia dengan Ukraina.

Hasil pertemuan antara Pupuk Indonesia dengan JPMC yang tertuang dalam nota kesepahaman (MoU) ditandatangani oleh Direktur Utama Pupuk Indonesia, Bakir Pasaman, dan Chairman JPMC, mohammad Thneibat disaksikan oleh Menteri Pertanian SYL dan Dirjen Prasarana Pertanian Kementerian Pertanian, Ali Jamil di Vienna, Austria, Selasa (31/5/2022).

Direktur Utama PT Pupuk Indonesia, Bakir Pasaman, menyampaikan apresiasinya atas dukungan Menteri Pertanian dalam upaya mengamankan pasokan bahan baku ini. Kami akan terus berkoordinasi dengan Kementan untuk menjaga pemenuhan kebutuhan pupuk dalam negeri, tegasnya.

Kerja sama stabilisasi pasokan pupuk untuk Indonesia ini juga akan mendorong kesempatan dan kolaborasi dalam tiga bidang strategis.

Pertama, program jangka pendek untuk menjamin pasokan phosphate dari JPMC kepada Pupuk Indonesia untuk menstabilkan pasokan pupuk dan memperkuat ketahanan pangan nasional. Kedua, program jangka menengah dengan mendorong JPMC untuk menyiapkan skema harga yang disepakati untuk menjaga keberlanjutan pasokan bahan baku pupuk untuk Pupuk Indonesia. Ketiga adalah program jangka panjang untuk menjalin kerjasama lebih besar lagi, yaitu joint venture industri pupuk di Indonesia.

Selain dengan JPMC, menteri Pertanian dalam upaya menjaga pasokan bahan baku terutama unsur K (Potash), bertemu dengan CEO pemasok KCl dunia yaitu Eurochem perusahaan yang terdaftar di Swiss dan dilanjutkan PT Pupuk Indonesia dengan bertemu dengan pemasok KCl dunia lainnya seperti Canpotex, arab Potash Company dan Uralkali untuk mendapatkan jaminan pasokan bahan baku KCl (Potash) ke PT Pupuk Indonesia sehingga ketersediaan pupuk NPK nasional dapat terjamin.

Artikel ini telah terbit di https://www.jawapos.com/ekonomi/01/06/2022/mentan-dukung-upaya-pemenuhan-bahan-baku-pupuk-npk-untuk-petani/?page=all

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *